Focus Time menyajikan Informasi Terkini,Teraktual,Tajam dan Terpercaya. Untuk Pemasangan Berita serta Iklan hubungi 08115819830 - 08125657953 - 081248555972

PILKADA BALIKPAPAN, ANTARA PETAHANA DENGAN KOTAK KOSONG

Antisipasi Kampanye Hitam, Libatkan Influencer
5 Oktober 2020
UNTUNG RUGI PILKADA 2020 DITENGAN PANDEMI COVID 19.
5 Oktober 2020

PILKADA BALIKPAPAN, ANTARA PETAHANA DENGAN KOTAK KOSONG

FOCUSTIME.ID,-Balikpapan- Pesta demokrasi yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh indonesia,akan dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2020, untuk wilayah Kalimantan-Timur sendiri,dari total 10 kab/Kota yang ada di kaltim, ada 9 kabupaten kota yang akan melaksanakan pilkada,sementara 1 kab yaitu kabupaten PPU telah selesai melaksanakan pesta Demokrasi pada tahun 2018.Namun diantara 9 kabupaten kota di prov dikaltim,terdapat 2 kabupaten/Kota yang akan berhadapan dengan Kotak kosong,yaitu Pilkada Kota Balikpapan,serta Pilkada Kab Kutai Kartanegara,hal ini terjadi akibat partai-partai pemilik kursi di parlemen lebih cenderung mendukung petahana, melihat fenomena ini,muncul sebuah pertanyaan apakah figur-figur elit partai didaerah dianggap sudah tidak berkompoten untuk di usung partainya sendiri?,ataukah DPP partai itu sendiri yang memiliki tolak ukur dalam menentukan figur yang di usung sebagai calon kepala Daerah.menarikn untuk di simak, pada pilkada Kota Balikpapan hampir semua partai Politik pemilik kursi di parlemen berbondong-bondong mengusung Rahmad Masud – Tohari Azis, calon lawan yang semula begitu masif dan agresif melakukan sosialisasi di masyarakat semuanya mundur secara teratur,akibat tidak terpenuhinya perahu partai sebagai persyaratan usungan sebagaimana yang diatur dalam UUD pilkada pasal 40 ayat (1) UU No.10 Tahun 2016.tentang pemilihan gubernur,Bupati,walikota yang berbunyi syarat sah pencalonan kepala daerah minimal 20 persen jumlah kursi DPRD atau 15 persen akumulasi suara sah.akibat aturan ini menjadi batu sandungan bagi lawan-lawan politik RM – TA dipilkada Kota Balikpapan,dan puncaknya KPUD Kota Balikpapan telah mengumumkan bahwa pilkada Kota Balikpapan hanya di ikuti 1 paslon yaitu Rahmad Masud (RM)Ketua DPD Golkar Balikpapan,berpasangan dengan Tohari Azis ketua DPC PDIP Kota Balikpapan.fenomeno Kotak kosong menjadi trendik di pilkada kota balikpapan dan pilkada Kab Kutai Kartanegara,pertanyaannya mumpukah kotak kosong menumbangkan sang Petahana,ataukah justru Incumbent akan melenggang mulus menjadi pemimpin Kota balikpapan berikutnya, untuk menjawab kita nantikan tgl 9 desember 2020.

(akademisi Ahmad Aluddin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *