Focus Time menyajikan Informasi Terkini,Teraktual,Tajam dan Terpercaya. Untuk Pemasangan Berita serta Iklan hubungi 08115819830 - 08125657953 - 081248555972

MENGENAL LEBIH DEKAT PENANTANG PETAHANA PADA PILKADA KAB MAMUJU 2020.

UUD CIPTA KARYA DISAHKAN,BURUH TERPINGGIRKAN
6 Oktober 2020
MENGUKUR KEKUATAN PETAHANA SERTA KEKUATAN PENANTANG PADA PILKADA KAB MAMUJU 2020.
7 Oktober 2020

MENGENAL LEBIH DEKAT PENANTANG PETAHANA PADA PILKADA KAB MAMUJU 2020.

FOCUSTIME.ID,- Mamuju,- Suasana politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2020 yang menyisakan waktu kurang lebih 2 bulan, ini mulai dirasakan di sejumlah daerah di Indonesia kian memanas, di provinsi Sulawesi-Barat sendiri terdapat 4 Kabupaten dari total 6 kabupaten yang ada di sulbar yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 9 desember 2020, yaitu Kabupaten : Majene,Mamuju,Mamuju Tengah,dan Mamuju Utara. Pada perhelatan pesta demokrasi disalah satu kabupaten di tanah Mandar ini yaitu pilkada kab Mamuju, dinamika politik jelang pemungutan suara 9 Desember 2020 terlihat mulai terasa hangat, dimana-mana terdengar masyarakat membicarakan tentang 2 sosok Kandidat yang akan berkompetisi memperebutkan kursi Kepala Daerah di bumi jazirah Manakarra(sebutan lain untuk kab Mamuju).bahkan terkadang terdengar sekumpulan masyarakat kecil di beberapa kampung atau Desa-Desa di kab mamuju melakukan debat kusir (debat yang tanpa ada ujung pangkalnya) saling menjagokan pasangan calon yang lain,pendek kata masyarakat awam yang selama ini pendiam menjadi latah akibat setiap hari mendengar pembahasan calon kandidat yang akan bertarung di pilkada kab mamuju yang akan di helat pada 9 Desember nanti.

dan tahapan kampanye calon dimulai sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju telah menggelar Pleno Pencabutan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju yang akan siap bertarung pada Pilkada Kabupaten Mamuju 09 Desember 2020, Calon Bupati dan wakil Bupati Petahana, Habsi Wahid dan Irwan Pababari mendapat nomor urut 2, sementara Penantang petahana pasangan Sutina – Ado’ Mas’ud memperoleh nomor urut 1 dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Mamuju tahun 2020.

pasangan Habsi-Irwan adalah merupakan Petahana, yang di usung oleh enam partai politik, yakni NasDem, Hanura, Golkar, PPP, Berkarya dan Perindo, sementara penantangnya Sutina- Ado  menggunakan enam partai pengusung yakni Demokrat, PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, PKS dan PBB. Lima partai pendukung juga turut hadir, yakni PKB, Gelora, Garuda, PKPI dan PSI yang tergabung dalam ‘Koalisi Mamuju Keren’.

kelebihan yang dimiliki oleh  petahana Habsi-Irwan memiliki modal sebagai incumben,selama hampir 1 periode mereka telah menjalankan agenda program kerja sebagai mana Visi-Misi yang mereka janjikan saat maju pada periode sebelumnya, jika program kerja yang dijanjikan ke masyarakat kab mamuju itu mampu direalisasikan secara baik,maka tidak menutup kemungkinan masyarakat di kab mamuju akan memilihnya kembali menjadi bupati/wakil bupati pada periode yang kedua,

sementara itu kekuatan dari Penantang Petahana Sutina-Ado Mas’ud juga tidak boleh dianggap sebelah mata, Sutina adalah merupakan anak kandung dari Bupati Mamuju 2 Periode Bapak Suhardi Duka (SDK), kita tau pak SDK sendiri saat ini menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2019-2024, sekaligus ketua DPW Partai Demokrat Sulawesi-Barat, SDK adalah politisi senior di Kab Mamuju ,bahkan di sulawesi-Barat sampai di tingkat Nasional namanya sudah diperhitungkan oleh lawan-lawan politiknya,apa lagi setelah terpilih sebagai anggota DPR-RI dapil Sulbar,jaringan politik tingkat Nasionalpun terbangun.hal inilah yang menjadi salah satu keuntungan penantang petahana menuju kursi nomor satu di kabupaten mamuju. ibu Tina sapaan akrabnya maju sebagai bupati mamuju bukan cuman bermodalkan nama besar ayahnya, namun beliau juga mempunyai segudang prestasi di tingkat lokal maupun nasional, istri dari Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, adalah merupakan pensiunan ASN,jabatan terakhir di ASN adalah kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kab.Mamuju (Disprindakop),beliau mengundurkan diri sebagai ASN setelah memantapkan hati untuk maju sebagai salah satu Calon bupati di jazirah Manakarra (sebutan lain kab Mamuju).

Hj.Sitti Sutinah Suhardi SH.,MSi, adalah seorang Srikandi kelahiran Ujung Pandang 07 maret 1984, (usia 36 Thn).Tina sapaan akrabnya  menempuh pendidikan SD Inpres Binanga mamuju Tahun 1996, SMPN 1 Mamuju Tahun 1999, menyelesaikan pendidikan SMUN 1 mamuju Tahun 2002. Sutina menyelesaikan pendidikan strata satunya di Unuversitas terkemuka di makassar yaitu Universitas Hasanuddin (UNHAS) makassar Tahun 2006,serta menyelesaikan pasca sarjana pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2011 di jatinagor bandung Jawa-Barat. Selama Sutina menempuh pendidikan sebagai mahasiswi di UNHAS,Tina sangat aktif dibeberapa organisasi ekstra kampus diantaranya : AMPI,HMI, dan bahkan saat ini tina merupakan ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mamuju Periode 2018-2022.

Adapun riwayat pekerjaan tina adalah sebagai berikut : 1. Kasi pelayanan Umum kel, Mamunyu,Kec, Mamuju Tahun 2007, Ka,sub bidang pengembangan SDA Bappeda Kab Mamuju Tahun 2009, Kepala Bappeda Kab Mamuju Tahun 2012, Sekretaris Dinas Dikpora Kab Mamuju Tahun 2015, sampai dipuncak karier sebagai ASN sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju Tahun 2018, jabatan sebagai kepala Dinas perdagangan Kab mamuju dilepas setelah Tina mengundurkan diri dari ASN,karna mengikuti pilkada kab mamuju Tahun 2020 melawan Petahana.

Sementara itu,Calon Wakil Bupati yang mendampingi Sutina Suhardi yang akan maju pada pilkada kab Mamuju ini adalah merupakan Pria bernama lengkap Ado Mas’ud atau orang lebih mengenal dengan panggilan (Ado’), pria yang memiliki ciri khas berambut gondrong ini adalah merupakan sosok anak muda pekerja keras,beliau berasal dari Desa Kalukku,Kec,Kalukku,Kab Mamuju. orang tuanya bernama Haruna, dan ibunya bernama Hj. Nurjah,dan memiliki saudara 4 Laki-laki dan 3 perempuan,Ado’ menyelesaikan pendidikan SD Negeri Balatedong Tahun 1991, SMPN 1 Kalukku Tahun 1994, SMK DDI Pare-Pare Tahun 1997,serta menyelesaikan pendidikan strata satunya pada Universitas Veteran Republik Indonesi (UVRI) Makassar Tahun 2011.

Sebelum terjun kedunia politik, Ado’ banyak kegiatan organisasi di kabupaten mamuju,sering ikut pada pergerakan mahasiswa di mamuju,membuat parlemen jalanan pada masa itu, untuk menyuarakan aspirasi masyarakat,yang di ikuti,mulai organisasi nasional semisal PMI, maupun organisasi kedaerahan lainnya, diantaranya pernah bersama-sama dengan putra-putri kalukku untuk membentuk HPK (Himpunan Pemuda Kalukku) tempat berkumpulnya pemuda-pemudi kalukku dimasa itu,untuk berdiskusi tentang perkembangan kab mamuju,khususnya Kecamatan Kalukku.

Dan pileg Tahun 2014 mengantarkan Ado’ Masud sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Mamuju yang dilantik periode 2014-2019,melalui partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), selanjutnya pada pemilu berikutnya Tahun 2019, Ado kembali melenggang sebagai anggota DPRD Kab Mamuju periode 2019-2024.saat ini beliau (Ado’) juga tercatat sebagai ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kab Mamuju, kesungguhan Ado’ Masud untuk mendampingi ibu sutinah begitu besar dan tidak diragukan lagi, jika sutina rela menanggalkan jabatan karir sebagai ASN yg selama ini membesarkan namanya,begitupun pria gimbal ini,Ado mas’ud pun rela mengundurkan diri sebagai anggota DPRD kab Mamuju yang di periode kedua ini baru berjalan 1 Tahun. penyampaian kepada wartawan focustime saat wawancara langsung dengan beliau bahwa jabatan itu adalah Amanah,jika Allah SWT menakdirkan kami Sutina- Ado sebagai Bupati Mamuju pada pilkada yang akan dihelat tgl 09 Desember 2020,maka dengan dukungan serta dorongan masyarakat Kabupaten mamuju insya Allah kami telah siap mengembang amanah itu tutupnya. (reporter : Ahmad Aluddin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *