Focus Time menyajikan Informasi Terkini,Teraktual,Tajam dan Terpercaya. Untuk Pemasangan Berita serta Iklan hubungi 08115819830 - 08125657953 - 081248555972

DEBAT WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA BONTANG DITUNDA, INI PENYEBABNYA

GBN UNTUK RAKYAT SEJAHTERA, NEGERI ADIL MAKMUR ADIDAYA.
2 November 2020
PEDAGANG KLONTONG KAMI HANYA BERTAHAN HIDUP.
4 November 2020

DEBAT WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA BONTANG DITUNDA, INI PENYEBABNYA

FOCUSTIME.ID,- BONTANG,- Teka-teki penundaan debat publik calon walikota/wakil walikota bontang perlahan-lahan terkuak, menurut penyampaian ketua KPUD Kota Bontang Erwin, sesuai dengan jadwal perencanaan awal debat calon walikota/wakil walikota ini direncanakan sabtu,31 Oktober 2020, bertempat di Hotel Grand Mutiara, akan tetapi setelah nota protes yang dilayangkan oleh salah satu kubu paslon, mereka melakukan protes tentang jadwal debat yang telah ditentukan oleh KPUD Kota Bontang, mengingat Moderator Debat Calon Walikota/Wakil walikota Bontang yang telah dijadwalkan itu akan dipandu oleh Nirmala Sari Yukiko, menurut ketua Tim pemenangan BASRI RASE-Hj.NAJIRAH, Pak Maming, kami khawatir jika moderator debat yang notabene pernah mencalinkan diri sebagai  Caleg DPRD lewat partai Hatinurani Rakyat (HANURA) itu nantinya tidak netral dalam menjalankan tugasnya sebagai Moderator debat

Foto Ketua KPUD Kota Bontang Erwin ST (sabtu 31 Oktober 2020)

Kita ketahui bersama saat ini partai HANURA itu adalah merupakan salah satu partai Pengusung NENI-Joni, jadi kita harus berhati-hati karna debat ini nanti ditonton seluruh masyarakat bontang,kami khawatir pertanyaan dalam debat nanti tidak berimbang. Selanjutnya beliau juga mempersoalkan tentang PKTv sebagai pihak ketiga yang ditunjuk oleh KPUD Kota Bontang yang menyiarkan langsung program debat ini, kita juga mengetahui bersama bahwa Direktur PKT-Tv  Teguh Suharjono itu juga adalah salah satu pengurus teras partai NASDEM pengusung Neni-Joni, kamipun sangsi akan netraritas mereka, apalagi baru-baru ini ada postingan foto Teguh Suharjono mengikuti rapat konsolidasi partai NASDEM tanggal 20 Oktober 2020, artinya netralitasnya juga kami ragukan ujar Abdul Haris sekretaris pemenangan Basri Rase-Najirah.

Mengenai independensi serta Kridibilitas lembaga penyiaran tidak bisa kita garansi akan netral ujar Abd Haris,apa lagi calon wakil walikota Joni Muslim itu adalah merupakan ketua DPD partai Nasdem. Olehnya itu kami meminta agar KPUD Kota Bontang mengevaluasi kembali para moderator,serta lembaga penyiaran yang betul-betul independen. Kami mengusulkan agar KPUD Bontang memakai TVRI Kaltim untuk menyiarkan debat kandidat sesi pertama ini, serta kamipun berharap kepada KPUD Kota Bontang mengganti Moderator debat dengan orang-orang professional yang tidak tergabung dengan partai politik atau organisasi yang berafeliasi dengan partai tertentu tuturnya.

Saat awak media menghubungi ketua KPUD Kota Bontang ERWIN, beliau menyampaikan berdasarkan penyampaian oleh yang bersangkutan, Teguh Suharjono bahwa telah mengundurkan diri dari Pengurus NASDEM, saat ditanyakan apakah pengunduran diri yang bersangkutan sudah ada secara tertulis, jawaban ketua KPUD Bontang bahwa yang bersangkutan hanya menyampaikan secara lisan. Mengenai Nirmala Sari Yukiko itu juga menurut penyampaiannya telah mengundurkan diri, dan awalnya menjadi caleg partai HANURA juga hanya untuk melengkapi 30 persen keterwakilan perempuan dipartai itu. Namun apapun itu berhubung karna ini sudah ada pihak yang keberatan atas Moderator debat serta penyelenggara penyiaran, insya Allah kami akan berkoordinasi ke KPUD Provinsi Kaltim, dan debat yang semestinya dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2020 ini kami tunda.** (Focustime).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *