Focus Time menyajikan Informasi Terkini,Teraktual,Tajam dan Terpercaya. Untuk Pemasangan Berita serta Iklan hubungi 08115819830 - 08125657953 - 081248555972

AKSES JALAN UTAMA DESA SALO PALAI KECAMATAN MUARA BADAK RUSAK PARAH

DESA GAS ALAM KECAMATAN MUARA BADAK BERSYUKUR ATAS BANTUAN ADD DAN DD.
4 Oktober 2021
KAPAL PERINTIS KM.ENTEBE EXPRESS TERDAMPAR DI MAMUJU TENGAH
30 November 2021

AKSES JALAN UTAMA DESA SALO PALAI KECAMATAN MUARA BADAK RUSAK PARAH

Didalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 telah dijelaskan bahwa pembangunan desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa meningkatkan kualitas hidup manusia, serta pengentasan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakatnya.

Foto : Kepala Desa Salo Palai SADARUDDIN Kecamatan Muara Badak kab, kukar

Salah satu desa yang dikunjungi media Focus Time yaitu Desa Salo palai, Kecamatan Muara badak, kabupaten kutai kartanegara ternyata akses jalan utama menuju Kantor desa tersebut sepanjang 1,6 Km yaitu jalan utama poros Muara badak ulu – Saliki kec, muara badak Rt.02. Sangat rusak parah, berdasarkan pantauan media, jalan sepanjang 1,6 kilo ini rusak parah, banyak lobang-lobang yang menyebabkan kubangan air, hal ini yang menyebabkan masyarakat di Desa Salo Palai berharap pemerintah kabupaten kutai kartanegara untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Menurut kepala Desa Salo Palai, sudah berapa kali kami usulkan ke kabupaten, namun sampai sekarang usulan masyarakat Desa Salo Palai ini belum terealisasi, teman-teman media lihat sendiri kan kondisinya ujar pak Desa Salo Palai SADARUDDIN.

Akses jalan utama yang rusak Desa Salo palai sepanjang 1,6 Km.

saat media menanyakan realisasi penggunaan alokasi Dana Desa (DD) tahun 2021, maka kepala desa salo palai Sadaruddin menyampaikan bahwa kami di desa Salo palai sendiri di tahun 2021 ini ada penurunan bantuan DD, di tahun ini hanya sekitar Rp.900.000.000 lebih, terdapat 630 KK, untuk penerima BLT awalnya terdata 54 KK, akan tetapi setelah aturan bahwa yang penerima BLT itu wajib menerima dari bulan januari sampai desember 2021, maka kami berdasarkan musyawarah desa pangkas lagi menjadi 18 KK penerima tetap.

Untuk alokasi Anggaran penanggulangan Covid 19, kamipun didesa Salo Palai telah mempergunakan untuk kepentingan mssyarakat yang terkait Covid 19, diantaranya pembelian sembako bagi warga yang Isoma, pembelian Vitamin, handsanitizer, pembelian tandon air cuci tangan, dll. Untuk pelaksanaan kegiatan fisik sendiri, Desa Salo Palai Membangun Pansimas, pembuatan kanopi posyandu, Rehab rumah Atap, lantai dan dinding (Aladin) sebanyak 7 rumah,

Harapan kami di Desa Salo Palai ini adalah bagaimana akses jalan utama ini sepanjang 1,6 Km ini segera dikerjakan, Kami juga berharap adanya peningkatan realisasi bantuan keuangan provinsi, realisasi dana BPHRB (bagi hasil pembagian retribusi pajak).***(FocusTime Medua)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *